Tahun 2018, Pendanaan dari Pasar Modal akan Tetap Jadi Incaran Emiten

Sepanjang tahun 2017 lalu, pasar modal telah menjadi salah satu pendanaan favorit bagi para emiten. Data BEI menunjukkan, jumlah dana hasil penerbitan obligasi sepanjang tahun 2017 mencapai Rp 150 triliun, sedangkan dari penerbitan efek mencapai Rp 80 triliun. Bahkan, realisasi penggalangan dana dari pasar modal bahkan bisa melampaui pertumbuhan pinjaman perbankan pada 2017.

Tren positif IHSG pada tahun 2017 diprediksi tetap berlanjut di tahun 2018 ini. Sepanjang tahun 2017 IHSG telah naik mencapai 20,13%. Dan pada Januari 2018 ini, IHSG telah naik mencapai 3,76%. Hal ini seiring dengan kinerja bursa global serta regional yang mayoritas mengalami tren positif.

Beberapa modal positif untuk pasar modal di tahun 2018:

  • Kenaikan rating utang Indonesia dari sebelumnya BBB- menjadi BBB oleh Fitch pada tahun 2017 bisa menjadi modal positif agar tren suku bunga tetap rendah. Alhasil minat emiten untuk berburu ‘dana murah’ dengan cara menerbitkan obligasi pun meningkat.
  • Tahun ini pun akan ada banyak Surat Utang Negara (SUN) yang akan jatuh tempo. Hal ini berdampak pada kenaikan likuiditas investor, sehingga aliran dana investor yang akan masuk pasar modal berpeluang lebih tinggi.
  • Tahun 2018 akan menjadi tahun politik dengan dilaksanakannya pilkada serentak, serta pilpres pada tahun 2019. Hal ini diprediksi dapat meningkatkan konsumsi masyarakat, sehingga menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi nasional.

(Diolah dari berbagai sumber)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *