FAQ

Apa itu nabung saham?
Menabung saham adalah bentuk investasi yang dilakukan dengan cara menyisihkan dana lebih yang kita miliki untuk dibelikan saham suatu perusahaan.

Mengapa saham?
Saham merupakan instrumen investasi yang likuid (mudah ditransaksikan), aman, & memiliki return yang tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti deposito dan obligasi.

Apakah berinvestasi saham itu aman?
Berinvestasi saham sangatlah aman karena sudah ada undang-undang dan peraturan dari pemerintah yang melindungi hak-hak kita sebagai investor saham. Saham yang kita miliki akan tercatat secara elektronik oleh lembaga KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) yang dapat kita cek kapanpun juga.

Apa keuntungan dari investasi saham?
• Kenaikan harga saham jangka panjang
• Pembagian dividen atas laba bersih.

Apa saja resiko dari investasi saham?
• Penurunan harga saham
• Tidak mendapat dividen
• Perusahaan pailit (aset dilikuidasi).

Resiko ini tentunya dapat diminimalisir dengan cara selektif dalam memilih saham dan berinvestasi secara jangka panjang.

Apa kriteria saham yang sebaiknya dipilih?
Untuk investasi sebaiknya kita memilih saham perusahaan blue chip dari sektor industri yang stabil yaitu konsumer atau perbankan. Kemudian kita pilih perusahaan yang manajemennya bagus, memiliki kinerja keuangan yang baik, serta memiliki produk/jasa yang banyak digunakan oleh masyarakat. Contohnya adalah BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, ICBP, TLKM, UNVR, dan sebagainya.

Apa itu saham blue chip?
Saham blue chip adalah saham dengan kapitalisasi pasar yang besar, liquid (aktif diperdagangkan), serta memiliki kinerja dan reputasi yang baik. Oleh karena itu, saham-saham bluechip menjadi incaran investor untuk investasi jangka panjang.

Representasi dari saham blue chip dapat kita lihat di indeks LQ45 yang merupakan gabungan dari 45 saham dengan kapitalisasi pasar yang besar dan liquid (aktif diperdagangkan).

Bagaimana cara mulai berinvestasi saham?
Untuk bertransaksi saham kita harus menjadi nasabah suatu perusahaan sekuritas. Kemudian Nasabah dapat melakukan transaksi dimanapun menggunakan smartphone atau komputer pada sesi perdagangan berlangsung hari Senin-Jumat.

Adakah rekomendasi perusahaan sekuritas yang sebaiknya dipilih?
Saya merekomendasikan Mirae Asset Sekuritas karena memberikan fitur & layanan terlengkap kepada Nasabah dan telah dipercaya lebih dari 120.000 Nasabah di Indonesia.

Selain itu, bertransaksi di Mirae lebih hemat daripada di sekuritas lain:
• Fee rendah: Beli 0.15% dan Jual 0.25% dari nilai transaksi saham (sudah termasuk komisi, pajak, dll)
• Semua fitur & layanan disediakan gratis
• Tidak ada biaya bulanan atau pemeliharaan apapun

Apa saja syarat pembukaan akun di Mirae?
1. Mengisi formulir pembukaan Rekening Efek & Rekening Dana Investor (RDI)
2. Melampirkan fotocopy KTP, NPWP (jika ada), & cover buku tabungan.

Untuk minimal setoran awalnya adalah Rp 10 juta. Dana tersebut akan tertampung di RDI (Rekening Dana Investor) atas Nama Nasabah.

Apa itu Rekening Dana Investor (RDI)?
Rekening Dana Investor (RDI) atau biasa juga disebut sebagai Rekening Dana Nasabah (RDN) merupakan sebuah rekening di Bank atas nama investor sendiri yang terpisah dari rekening perusahaan sekuritas yang digunakan untuk keperluan transaksi saham oleh investor. Biaya pembuatan RDI adalah gratis dan tidak ada biaya bulanan apapun.

Saya sudah pernah terdaftar di sekuritas lain, apakah saya wajib membuat RDI baru?
Iya wajib, karena 1 Rekening Dana Investor hanya berlaku untuk 1 rekening efek di perusahaan sekuritas.

Apakah ada laporan transaksi atas RDI?
Laporan transaksi akan diberikan kepada Nasabah setiap bulan melalui e-statement yang akan dikirimkan ke email Nasabah.

Apa langkah awal jika saya ingin membuka akun saham di Mirae?
Silahkan WA/Call Ardiawan di 0878-8941-2601. Kami siap membantu proses free opening account di Mirae dengan mudah & cepat.

Apa keuntungan jika mendaftar Mirae lewat Ardiawan?
Calon Nasabah akan dibantu proses pembukaan akun dengan mudah & cepat. Tersedia grup khusus Nasabah (selalu update dengan informasi & rekomendasi saham beserta analisisnya). Bagi yang masih pemula akan langsung dipandu & diarahkan. Dapat konsultasi saham kapanpun.

Fee beli = 0,15%, Fee jual = 0,25%

Contoh membeli saham BBCA sebanyak 1 lot (100 lembar):

Contoh perhitungan jual saham:

Capital Gain (Keuntungan)   =  Harga jual – harga beli   = Rp 2.892.750 – Rp 2.771.651 = Rp 121.099 per lot.

Load More