rear mirror, solution, problem

Tanya Jawab Dari Penasihat Investasi: Menavigasi Volatilitas di Masa Krisis Akibat Pandemi Covid-19

Di tengah situasi pandemi covid-19 seperti ini, para investor tentunya membutuhkan nasihat dari profesional keuangan. Presiden Wells Fargo Investment Institute, Darrell Cronk, berbagi pemikirannya untuk mengelola investasi di tengah ketidakpastian seputar wabah COVID-19. Berikut ini tanya jawab seputar tips berinvestasi di saat pandemi covid-19.

Apa saran untuk investor dalam menghadapi ketidakpastian dan volatilitas ?

Pertama dan terutama, tetap disiplin dan jangan biarkan emosi mengendalikan rencana investasi jangka panjang atau keputusan portofolio. Sekarang adalah waktu untuk mengambil kendali dan mengelola risiko. Volatilitas pasar dapat menciptakan peluang, tetapi sebaiknya investor tetap menjaga kualitas dalam portofolio. Itu berarti mencari perusahaan dengan posisi neraca keuangan yang kuat dan perusahaan dan sektor yang lebih defensif (tidak terlalu terpengaruh kondisi pasang surut ekonomi). Selain itu, menyimpan cadangan dana cash yang cukup juga merupakan strategi penting dalam menghadapi masa volatilitas seperti ini.

Mengapa pandemi COVID-19 begitu berpotensi mengganggu perekonomian ?

COVID-19 adalah pandemi biologis yang membutuhkan respons kesehatan masyarakat, moneter, dan fiskal yang terkoordinasi untuk menahan penyebaran virus dan juga bereaksi terhadap perlambatan ekonomi. Ini telah menciptakan kejutan ekonomi yang agak unik karena secara bersamaan mengganggu produksi global dengan penutupan pabrik dan rantai pasokan, dan kejutan permintaan ketika konsumen mengurangi pengeluaran, perjalanan, dan konsumsi. Guncangan penawaran dan permintaan ganda ini dapat dengan cepat mengganggu perekonomian domestik dan global.

Aset seperti apakah yang biasanya dianggap lebih defensif di saat seperti ini?

Aset yang umumnya dianggap lebih defensif selama masa bergejolak termasuk emas, obligasi, dan uang tunai. Dalam saham/ekuitas, sektor-sektor tertentu seringkali juga lebih defensif, contohnya seperti utilitas, perawatan kesehatan, dan kebutuhan pokok konsumen. Di saat seperti para investor disarankan untuk lebih berhati-hati ketika mengambil keputusan dalam berinvestasi.

Di luar pasar saham, indikator apa yang harus dilihat oleh investor untuk mengukur kesehatan ekonomi secara keseluruhan?

Ada banyak indikator yang harus diperhatikan untuk kesehatan keseluruhan ekonomi. Antara lain yaitu tren tingkat kepercayaan konsumen dan bisnis, kekuatan dan kesehatan pasar tenaga kerja, tingkat belanja konsumen, tren belanja modal oleh bisnis, pertumbuhan pendapatan perusahaan, dan tingkat serta arah tingkat suku bunga. Semua ini dapat memberi Anda pandangan yang baik tentang kesehatan dan pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara.

Tanda-tanda apa yang harus dicari oleh investor yang mungkin mengindikasikan perubahan dalam pasar dan aktivitas ekonomi?

Pasar akan mengawasi tiga hal. Satu, tanda-tanda bahwa pertumbuhan kasus COVID-19 telah memuncak atau mungkin vaksin dikembangkan. Dua, untuk respon moneter dan fiskal yang cukup proporsional untuk membantu mengimbangi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Tiga, titik di mana valuasi mulai mendiskon sepenuhnya perlambatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi. Ketika ketiga kondisi ini, atau kombinasi dari keduanya terpenuhi, sepertinya kita akan menemukan kondisi pasar yang stabil.

Sumber : https://stories.wf.com/ask-advisor-navigating-volatility-time-crisis/

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× WhatsApp Chat